“Dimanakah Engkau, Tuhan..?”

Aku bertanya, & menunggu mengharapkan jawaban itu ada
Namun jawaban itu tidak memperlihatkan batang hidungnya

Aku terdiam memandang salib yang ada dihadapanku
Salib yang tergantung, salib yang hadir sebagai lambang penebusan
Adakah salib itu hadir bagiku?

“Dimanakah Engkau, Tuhan..?”

Aku berteriak, aku memujiMu, seraya memanggilMu
Adakah Engkau melihat?

Aku tahu aku tidak layak
Aku tahu hidupku tidak sempurna
Aku tahu aku kotor
Aku tahu aku sampah

Aku manusia yg haus akan Engkau
Aku mau melihat Engkau
Aku mau merasakan Engkau
Aku mau mengenal Engkau
“Dimanakan Engkau, Tuhan..?”

Suara music yang megah
Lampu2 sorot memelikkan cahayanya
Orang2 yang bernyanyi, bersorak
Tepukan tangan, jeritan sukacita
Show yang spektakuler

Adakan Engkau di sana Tuhan?
“Dimanakan Engkau, Tuhan..?”

Kunantikan jawaban
Namun jawaban itu tetap tidak ada

Rasanya ingin kusembunyikan diriku
Tenggelam di kegelapan bumi
Tidak adanya diriMu seperti meremukkan kesombonganku
Menginjak-injak harga diriku
Mengoncangkan kemampuanku
Menghancurkan bukit reputasiku

And I am Nothing
“Where are You, God? Where are You, God?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: