Aku Hidup?

aku hidup, hidupkah aku?
hidup di dunia cuma sementara & setelahnya kita akan berhadapan dengan “kekekalan”

tidak ada yang tahu seperti apa kehidupan setelah kematian
karena itu juga, banyak orang yang takut menghadapi kematian

“Kesementaraan” dunia ini membuat aku berfikir
apa yang telah kuisi dari “kesementaraan” itu?

hidup penuh kesenangan, memikirkan prestasi, memikirkan uang, memikirkan memiliki hidup yg lebih baik di dunia ini, memikirkan penampilan, memikirkan baju2 lucu, sepatu lucu, asesoris lucu, memikirkan bagaimana aku dikenal orang, dinilai orang, bagaimana aku jadi yg terbaik didunia ini.

Lahir & hidup dengan keterbatasan dimana aku membutuhkan orang lain
Menjadi anak2, hidup dengan tawa & tangisan yang polos
Menjadi remaja, begaul dengan remaja2 lainnya, melakukan hal2 yg menyenangkan
menjadi dewasa, mulai memikirkan masa depan, mencari uang & munculnya beragam tanggung jawab baru
menikah, punya suami & anak, membentuk keluarga yg bahagia
so on.. so on..

begitulah hidup yg kita jalani bukan?

Dan aku tau itu adalah “kesementaraan”
apakah itu bernilai? apakah itu berharga untuk dipikirkan & dilakukan?

klo merenungkan ini rasanya pengen khilaf haha
pergi dari rumah, tinggalin semua baju2 bagus, pernak pernik lucu, macem2 produk perawatan, tinggalin “kejayaan”
pergi ke india or china, or kolong jembatan mana, n mulai melakukan sesuatu

lalu setelah pikiran gila itu
Aku berfikir lagi, “haruskan seperti itu?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: