Monthly Archives: April 2008

I’m sick

Whew.. gua sakit nih, uda dari hari selasa huhu, meriang (merindukan tati tayang) hahaha

waktu gua selasa pulang kantor, gua ngeliat sesuatu yg aneh menurut gua hehehe, waktu itu di lapangan terbuka (parkiran motor) tiba2 ujan deras banget, tapi anehnya ada batasnya gitu, bagian gua kering sama sekali, dibagian depan sono deras banget. Sempet nenggok ke belakang, juga ujan tapi gak selebat yg didepan. Aneh banget deh
Sampe dg polos gua ngomong “kok bisa …?” & terheran2 hehe
kereeen..

Btw kata dokter gua klo nggak gejala DB ato tipes huhu
moga2 nggak deh ahikz.. T_T

whew.. missing someone hehe
ya sudahlah yaaahhh

Advertisements

Mat 6:2-4

Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Bible oh bible, how I love you hahaha entah kenapa dibaca berulang-ulang dan berulang-ulang tetep aja menemukan hal2 baru untuk gua renungin *yeah nggak sampe ngulang2 gimana juga seh haha*

Kali ini hal memberi sedekah, mungkin gua sebagai orang awam akan nganggep sedekah, sebagai persembahan di kantong kolekte ato bisa juga pemberian2 lain buat orang lain yang dianggap membutuhkan.

 

Apa yang ditulis dalam Injil yang gua kutib di atas itu membuat gua ingin merenungkan, betapa sering kita ngelakuin hal itu, memberi sumbangan dalam acara2 gereja misalnya, lalu mengharapkan nama kita terpajang di lembar terima kasih, atau papan pengumunan. Sebagai tanda “nih liat, gue nyumbang loh” haha. Okay, niatannya mungkin nggak sejelek itu, anggeplah kita bener2 tulus nyumbang sesuatu, tetap terbesit “kebanggaan” dalam diri kita dimana kita merasa “wuih gua nyumbang”

Yeah bisa jadi nama kita nggak nggak terpampang di papan pengumuman tanda terima kasih, atau di lembaran warta gereja bertuliskan terima kasih. Tapi terkadang hasrat untuk membuat orang “tahu” bahwa kita telah memberi sesuatu itu tetap ada. Gua mencoba gak munafik disini, yah gua seperti itu juga. Merasa “males” sama orang2 yang suka majang namanya karena uda “ngasih sesuatu”, tapi sekaligus, walau gua nggak mau nama gua dipajang, tetep ada “kesombongan” dalam diri gua. Istilahnya “merendahkan diri di atas gunung batu”

Pada saat gua membaca firman Tuhan ini, membuat gua sadar apa artinya berdiam diri, merendahkan diri, “menjadi seseorang yang bukan seseorang”. Menjadi berarti di mata Tuhan, tanpa ada yang tahu & melihat atau menganggap kita “seseorang”

19 April 2008

Arrgh! Hari ini entah kenapa menyebalkan banget.. *lebay*
Nulis ini dengan suasana hati gak enak hikz..

I feel like no one understand me and I’m alone huhu
Yeah mungkin gua lagi PMS (please de uda lewat getoo..)

Continue reading

I feel it..

Tuhan, saat ini aku datang padaMu, dan menghadap padaMu. Ketika aku datang, dan mencari Engkau sehingga begitu banyaknya pertanyaan yang ingin ku tanyakan dan ingin ku dapat jawaban. Apa manfaatnya doa bagiku?

Pertanyaan manfaat doa adalah bagaimana aku tahu bahwa doa itu memberi arti dalam hidupku atau memberi kegunaan dalam hidupku? Mungkin aku terlalu banyak bertanya dan terlalu banyak mempertanyakan segala sesuatu. Atau aku mungkin salah bertanya, sehingga itu merusak hidupku. Kadang seorang pria yg dewasa harus bersikap seperti anak kecil, yg menerima semuanya dgn kepolosan dan tanpa bertanya. Mungkin itu yang Engkau mau, mungkin itu maksudMu.

 

Ketika Engkau mau aku berlaku seperti anak kecil, maka Engkau menjadi tiran. Krn seorang tiran ingin semua yg dibawah dia tidak mempertanyakan apa maksud dia memimpin dgn benar atau salah. Apakah Engkau seorang tiran? Seorang Tiran yg melakukan pembodohan terhadap umatnya?

Doa adalah keparsahan kepada Sang Khalik. Ketika aku berdoa dan tidak seperti anak kecil, maka tiada artinya aku berdoa. Mengapa aku tak boleh bertanya atau aku tidak boleh mempertanyakan apa doa itu bermanfaat? Bukan karena tiran atau tidak, bukan karena bodoh atau tidak, atau bukan krn seperti anak kecil itu adalah sesuatu yg hina atau tidak. Tapi, Engkau tahu bahwa aku – manusia – bagaimanapun berusahanya untuk mendapat jawaban adalah usaha menjaring angin.

Jikalau pertanyaan doa adalah usaha menjaring angin, maka aku tdk usaha bertanya dan menerima apa adanya dgn serta merta? Ketika aku menerima apa adanya dengan serta merta, maka aku adalah seorang yg tidak menggunakan akal sehatku, alias bodoh. Sedangkan Engkau menghendaki aku berhikmat dan cerdik dalam dunia ini, maka bodoh dan tak waspada adalah hal yg tak mungkin kulakukan.

Mungkin satu yg kudapat dari gunanya berdoa, mungkin aku salah dan mungkin aku benar. Bahwanya aku berdoa atas segala pertanyaan yg tak mampu ku jawab dan tak kuasa aku mengerti, serta membawanya kepada Engkau Sang Bijaksana. Sehingga hatiku merasa tenteram dan damai, karena aku menceritakan kepada seseorang yg mampu menjawab, bahkan lebih daripada itu Yang Maha Perduli-kan setiap isu di dalam hidupku.

…And if by prayer
Incessant I could hope to change the will
Of Him who all things can, I would not cease
To weary him with my assiduous cries
John Milton

-XS906-

Alive

time to writting..

beberapa hari ini mungkin gua lagi dalam proses pencarian
sesuatu yg harus gua lakukan, apa itu yah?
hehehe tetep gak jelas

kyaaa..!
hidup senang, tanpa beban, tanpa pikiran
enjoy with my family
deep relationship with some of friends
hang out n take some vacation
enjoying my day

Whoops hehe

Setelah gua perhatiin, tulisan2 gua kok isinya ratapan semua haha
uda kayak kitab ratapan aja

mungkin gua harus mulai nulis sesuatu yg membangun & lebih bersemangat kali ye hehe
yeah maklum lah, mungkin krn gua jarang ngomongin pergumulan gua
makanya yg ke tulis disini “jeritan hati” semua hahaha

Aku?

Salahkah gua saat gua menunjukan negativenya sisi manusia gua?
Apa gua orang yang negative?
Apa gua orang yang merasa positive tapi sebenernya gua negative?
Kadang sepertinya gua menyesal kalo megatakan hal2 yang membuat diri gua terlihat negative..

yeah sepertinya mungkin gua terlalu memandang tinggi “image” gue
Sepertinya klo orang baca tulisan2 gua di blog ini pun, orang akan berfikiran gua aneh, gua mengerikan, gua terlalu sombong, gua menyebalkan, gua GR-an, dsb dsb :(

Continue reading