Monthly Archives: August 2008

Tangan Yang Terulur

Hari ini disela-sela kesibukanku, seperti kebiasaan yang sering kulakukan, aku mulai membuka webpage dan melihat profile-profile teman-temanku di Facebook atau Friendster. Hal ini memang senang kulakukan karena membawa aku melihat lebih dekat bagaimana keadaan teman-temanku, melihat bagaimana kehidupan mereka, behaviour mereka ataupun hal-hal baru yang mereka lakukan.

Detik berlalu dan aku berhenti pada sebuah album foto, dimana terdapat beberapa foto didalamnya. Ya, itu hanya foto-foto biasa, foto seorang gadis yang berulang tahun. Perlahan-lahan kulihat satu per-satu, foto-foto tersebut mulai menyentuh hatiku, saat aku melihat tangan-tangan yang terulur mendoakan gadis tersebut. Dapat kurasakan gejolak emosi dalam foto tersebut, gadis yang berulang tahun menangis saat tangan-tangan yang terulur itu menyentuhnya & mendoakannya. Kemudian mereka memeluknya, ya, aku bisa merasakan “kasih” & sukacita di dalam foto yang berbicara tersebut.

Continue reading

Advertisements

Time to Enough

Kemaren akhirnya gue resmi mengundurkan diri, so many things that I’ve learned. Kalo tidak semua orang mengerti jalan pikiran kita, menahan diri untuk hal-hal yang nggak mampu kita sampaikan, karena useless. Gua ngerasain bener2 sulit & bener2 kecewa karena mengapa bisa begitu berbeda padahal kita tumbuh bersama. Bener2 sulit untuk menundukan diri dan berusaha menempatkan diri kita pada posisi orang lain, betapa sulit menjelaskan pola pikir yang di luar tempurung. Terkadang nama Tuhan bisa dijual begitu aja, God.. forgive me.. Gua tau gua mungkin mengecewakanMu

Sampai untuk pertama kalinya, gua menutup telinga gue karena gak tahan sama perkataan orang, hahaha. Gua akan mengenang hal ini, nangis berdarah2 hahaha so silly. Yeah maybe what they said is true, no need to act so emotional n cried, hahaha, nyesek juga sih, karena gua menangisi “mereka” & ternyata mereka nggak merasa perlu ditangisi,¬† okay, i wont do it again :) Enough means enough :)

“Berubah”

Temen gua yang uda lama nggak kontak, akhirnya nongolin diri lagi. Tapi entah kenapa dulu yang asik banget ‘n seru kalo diajak cerita berubah jadi diem ‘n sepertinya menutup diri. Well, gua gak ngerti sih kenapa atau apa ¬†yang ada dipikiran dia. Gua tanya dia bilangnya gpp mulu, hehehe.. Yeah people change..

Kadang gue sering nanya apa salah gue hehe, tapi sepertinya gua emang gak ketemu salah gue dimana. Yawn.. sudahlah yah, better not thinked about it, only makes me had a bad assumption about.. huah.. tired hehe