Time to Enough

Kemaren akhirnya gue resmi mengundurkan diri, so many things that I’ve learned. Kalo tidak semua orang mengerti jalan pikiran kita, menahan diri untuk hal-hal yang nggak mampu kita sampaikan, karena useless. Gua ngerasain bener2 sulit & bener2 kecewa karena mengapa bisa begitu berbeda padahal kita tumbuh bersama. Bener2 sulit untuk menundukan diri dan berusaha menempatkan diri kita pada posisi orang lain, betapa sulit menjelaskan pola pikir yang di luar tempurung. Terkadang nama Tuhan bisa dijual begitu aja, God.. forgive me.. Gua tau gua mungkin mengecewakanMu

Sampai untuk pertama kalinya, gua menutup telinga gue karena gak tahan sama perkataan orang, hahaha. Gua akan mengenang hal ini, nangis berdarah2 hahaha so silly. Yeah maybe what they said is true, no need to act so emotional n cried, hahaha, nyesek juga sih, karena gua menangisi “mereka” & ternyata mereka nggak merasa perlu ditangisi,  okay, i wont do it again :) Enough means enough :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: