Perception

Persepsi, itu lah yang membentuk pikiran orang2 dalam menjalin hubungan. Karena manusia adalah mahkluk yang kompleks. Terkadang mungkin ada persepsi yang gua rasa tidak sesuai dengan diri gua, ada juga persepsi yang cocok sama gua, tetapi ada juga persepsi yang sedikit sesuai tapi juga sekaligus tidak sesuai. Persepsi juga bisa negative bisa juga positive, mungkin saat persepsi itu positive dengan mudah kita menerimanya, berbeda saat persepsi yang muncul itu negative.

Munculnya persepsi orang lain sadar tidak sadar juga karena “prilaku” behavioral kita sendiri. Salahkan orang berfikir negative tentang gua? Gua rasa nggak. Orang bisa menilai apa saja, berdasar prilaku gua, perkataan gua ataupun cara berpenampilan gua. Dia  bisa menilai dengan pikiran dia, latar belakang dia, pengetahuan dia, karakter dia.

Seperti teori “Jendela Jauh Hari”, ada bagian yang kita tahu & orang lain tahu, bagian kita tahu & orang lain tidak tahu, bagian kita tidak tahu & orang lain tahu, serta bagian yang kita tidak tahu & orang lain tidak tahu.

Apakah penting persepsi itu? Mungkin bagi gua nggak terlalu penting, because you dont even know me. Terdengar cukup egois bukan? hehe, yah begitulah orang semakin banyak menulis sebenarnya tidak tahu apa yang dia tulis, atau orang yang banyak menulis sebenarnya sedang membuka tabir dirinya untuk dinilai sekaligus untuk berbagi dengan orang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: