Just Another Phrase

Whew, long time not wrote in here, my own blog haha, tidak ada yang baca, tidak ada yang tau.

Belakangan gua lagi asik2 nya main  game online, travian, kadang bored, cuma daripada ga ada kerjaan di kantor. Game ini bikin gua sedikit holic hahaha, karena kayanya gua jadi rela abisin pulsa cuma buat jagain desa2 gua LoL. Rada2 bodoh juga, dan berasanya nggak penting, cuma kok penting juga hahaha.

Reading some books, doing usual activity, which is not very huge. Well, semenjak gua nggak pernah dateng ke gereja gua tercinta memang kegiatan gua berkurang banyak hehe, jadi santai dan memang kadang2 kegiatan2 itu bikin gua kangen, hanya gua mencoba melihat different side of my ‘meaningless’ activity :)

Story behind gua nggak ke gereja itu lagi uda pernah gua tulis belum yah, sepertinya sih gua lupa nulis di sini. Gua nulisnya jadi bentuk fiksi haha, yah curahan hati yang tak tersampaikan, dibikin kiasan supaya nggak menyinggung pihak2 tertentu (maklum hari2 ini makin banyak orang2 dengan sensitivitas tingkat tinggi, am I the one of them? LoL). Tapi celakanya gara2 gua iseng nulis bersambung disitu, jadi lah pada nungguin sambungannya. Padahal, gua sama sekali nggak kepikiran sambungannya apaan haha, jadi tuh fiksi stop di chapter 2 & belum gua sambung sampe sekarang hahaha.

Melihat dari kejauhan, membuat gua merasa melihat segala sesuatu lebih clear, mungkin bagi beberapa orang not clearly enough, tapi bisa di pandang sebagai orang yang apatis & skeptis, whew lama2 itu bisa jadi middle name gue, silly hahaha. Tapi untungnya I’m not alone, there’s some place yang bikin gua merasa kalau  gua nggak sendirian, ternyata pemikiran2 gua itu nggak sepenuhnya salah & gua bisa berusaha menjadi orang yang lebih baik dengan belajar dari kehidupan orang lain.

Belakangan juga gua mulai banyak temen, banyak di sini berarti temen2 yang sama sekali beda ‘jenis’ sama gua. Gua melihat banyak kehidupan dengan latar belakang dan pemikiran yang berbeda2, and I’m enjoying it. Membuat gua nggak melihat segala sesuatu dengan perspektif yang sempit tapi belajar memahami berbagai sudut pandang yang berbeda dengan karakter yang berbeda. What a colourfull world, God was totally Amazing.

Bersahabat dengan para c*cungers, sampe dapet tudingan macem2 haha, a lot of fun, justru di bawah penolakan kami bersatu hihi, kaya semboyan apaan aja. Dan membuat penuding2 itu makin gerah & iri, sorry guys. Bersahabat dengan orang2 ‘asing’ yang akhirnya membantu gua dalam banyak hal, bertemen sama gamers, customers baju, warga kantor baru, dll o gosh, I feel alive hahaha. Di samping itu gua juga kehilangan beberapa temen2 gua, cukup menyedihkan, cuma nggak perlu disesalkan, karena memang begitulah hidup, nothing lasts forever. Ada yang jadi nggak nyambung, ada yang bikin nggak nyaman hehehe, human was naturally selfish :)

Gua saat ini juga belajar pengendalian diri, pengendalian atas ucapan gua, keinginan2 gua buat memiliki sesuatu yang mungkin kegunaannya hanya untuk pride/harga diri. Susah, but I have to, karena hidup menuntut gua untuk jadi dewasa sejalan dengan umur gua, pastinya gua nggak mau jadi orang yang ketuaan di umur tapi kelakuan kaya anak2, walau suka sisi kekanak2an yang justru bikin hidup itu nggak statis & membosankan. Di samping itu tanggung jawab gua kayaknya bertambah, khususnya di keluarga gua, gua ngerasa uda nggak ada yang bisa diharapkan jadi penopang hidup selain gua, mati2an gua ngotot supaya kakak gua membantu gua, cuma pada akhirnya gua yang makan hati sendiri & hidup nggak nyaman. Jadi mending let it go, berusahalah selama  gua masih bisa berusaha dengan nggak bersungut2, live is about giving, hidup hanya sementara jadi belajar buat mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri (hard to do). Justru gua seharusnya bangga karena gua bisa jadi kepala keluarga di usia dini hahaha, hebat kan? sombong yah hahaha.

Btw, gua juga baru baca buku Mere Christianity, C.S. Lewis. Wow, bukunya bener2 luar biasa. Karena bener2 menilik sisi seorang manusia yang pada dasarnya adalah jahat, sekalipun manusia berusaha menjadi ‘malaikat’ berpura2, membuka sisi2 yang perlu diwaspadai sebagai seorang manusia, kesombongan, merupakan jerat yang tidak kelihatan. Very recommened book

Akhir kata, tiada hal yang harus disesali, kehidupan terus berjalan, berusahalah untuk hidup ‘penuh’

Enough for today,

So on :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: