Mahalnya Kejujuran

Aku ingin jujur..

Aku ingin tertawa pada saat aku bahagia, aku ingin menangis pada saat aku sedih.

Aku ingin berteriak pada saat aku marah. Aku ingin terdiam saat jiwa ini lelah.

Aku ingin meluapkan rasa rinduku pada saat kerinduan ini melanda.

Aku ingin mengutarakan segalanya pada saat semua emosi ini berkecamuk.

Aku ingin hidup, hidup menjadi manusia.

Aku ingin melupakan apa yang menghambat semuanya dan mengekspresikan maksudku.

Tetapi aku tidak bisa..

Mulutku terkunci, emosiku terhalang..

Sedemikian hebatnya pengendalian, sampai rasa yang keluar adalah kepalsuan.

Egoisme penyebabnya, citra diri pelakunya, logika penghalangnya.

Adakah engkau menyadarinya juga?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: