Penjala & Pemancing

Pelempar jala kemana harus melempar jala agar menangkap ikan yang banyak, kemudian memilih dan menyeleksi yang mereka inginkan. Sedang pemancing duduk di tepi dengan tali pancing satu-satunya, dengan umpan ekslusif untuk ikan yang diinginkannya.

Ketika pelempar jala tidak menemukan ikan pilihannya, dia kembali melihat ikan-ikan lain pada jala yang ia lemparkan, atau melemparkan jalanya sekali lagi di tempat yang diinginkannya, kemudian memilih dan menyeleksi kembali yang mereka inginkan.

Ketika pemancing menangkap ikan pilihannya dan kemudian ikan tersebut lepas, dia hanya kembali memasang umpan yang sama dan mengharapkan ikan yang sama, atau lebih besar.

Pelempar jala melihat prilaku pemancing adalah suatu kebodohan, pemancing melihat prilaku pelempar jala adalah suatu keserakahan ego.

Tapi tahukah kamu, mengapa lebih banyak orang suka duduk berdiam, menikmati kesunyian, menyatu dengan angin dan lautan, menatap gerak-gerak ikan dalam waktu yang cukup lama untuk hasil tangkapan yang tidak banyak?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: