Subconscious Healing

Mengapa seringkali kamu sulit melupakan hal-hal yang seharusnya kamu lupakan? Otak manusia adalah gudang memori, terkadang hal-hal yang kita lupakan sebenarnya tidak kita lupakan, ia hanya tersisihkan karena kamu hal-hal lain yang menarik perhatian. Bahkan memori pada saat kita kecil yang kita anggap sudah kita lupakan pun masih tersimpan dalam gudang memori kamu ini.

Penelitian menunjukan otak dan sel tubuh manusia pada usia di bawah 10 tahun aktif menyerap visual dan kemudian merekam visual. Visual yang tersimpan ini membentuk pola prilaku pada diri kamu. Setelah melewati usia 10 tahun, pola ini tidak dapat tergantikan lagi, yang dapat kita lakukan hanyalah melatih skill untuk mengontrol pola prilaku ini. Karena itu setiap manusia mempunyai core tempramen yang tidak dapat bisa diubahkan. Pola ini tersimpan dalam area alam bawah sadar kamu, subconscious.

Ketika kamu berusaha melupakan hal-hal yang ingin kamu lupakan, yang kamu lakukan secara sadar adalah memaksa diri kamu untuk melupakan memori tersebut; “aku baik-baik saja”, “aku sudah fine kok, ini mudah”, “aku kuat, aku pasti bisa.” Atau dengan segera berusaha menganti memori tersebut dengan memori yang baru,  it’s a band-aid approach to a gaping wound. Ini terjadi dalam kesadaran kamu, secara conscious, tapi kamu lupa ada area subconscious diri kamu yang TAHU benar kamu belum baik-baik saja. Padahal subconscious kamulah yang berperan penting menggerakan prilaku kamu.

Karena itu jika kamu ingin menyembuhkan diri kamu secara total, kamu harus menyembuhkannya dari area subconscious kamu. Ini jauh lebih efektif daripada mengganti memori kamu dengan memori yang baru, karena menumpuk memori itu sama saja kamu menumpuk pattern yang sama berulang-ulang, dengan orang yang berbeda, kejadian yang serupa kembali terjadi terus menerus, menyebalkan bukan? Dan parahnya sebagai manusia malah seringkali nggak sadar hal ini, kemudian mereka hanya bisa menyalahkan keadaan. You’ve been the one who creating your pain!

Bagaimana caranya menyembuhkan diri kamu sampai ke level subconscious? Next time.. LOL

Advertisements

3 thoughts on “Subconscious Healing

  1. @kojuice182 says:

    menanti kisah selanjutnya …

  2. […] Ingat, kamu bisa saja memaksa diri kamu sembuh, tetapi secara subconscious otak kamu tahu benar kamu belum sembuh, kamu hanya mengulang pattern yang sama dan menutup luka yang belum mengering  tersebut. (baca: Subsconcious Healing) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: