Teriakan Hening

Jiwa yang kuat, sampai berapa lama lagi engkau akan bertahan?

Wajahmu terpantul keletihan, tatapanmu bergumpal sendu.

Jiwa yang merdeka, sampai berapa jauh lagi engkau akan berlari?

Langkahmu bergetir ketakutan, jejak kakimu meninggalkan ketidakpastian.

Jiwa yang bergelora, sampai berapa waktu lagi engkau akan padam?

Hatimu bergantung beban, suaranya bermelodikan penyangkalan.

 

Wajahmu menyakitkan mata ini, matamu membasahi wajah ini.

Langkahmu meninggalkan jejak kaki ini, jejak kakimu menjauhi langkah ini.

Hatimu menggerakan suara ini, suaramu memedihkan hati ini.

 

Sampai berapa lama lagi bintang di galaksi ini harus menunggumu?

Sampai berapa jauh lagi langit di alam raya ini harus mencari jejak langkahmu?

Sampai berapa waktu lagi semesta ini  harus terus berusaha menyentuh hatimu?

 

Jika kekuatanmu memeras jiwamu, ingatlah ada bulir senyuman di sini yang akan selalu menghangatkanmu.

Jika kemerdekaanmu menghentikan langkahmu, ingatlah ada harapan di sini yang selalu yakin akan langkahmu.

Jika geloramu mematikan hatimu, ingatlah ada semangat di sini yang mengisi kekosongan hatimu.

 

Janganlah engkau pernah menyerah..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: