Aku Mencari Tuhan

Aku mencari Tuhan di gedung megah bersalibkan INRI, namun yg kutemukan parodi politik kudus tak ubahnya sirkus.

Dia tidak ada di sana, gedung megah kelam berbalut kemewahan berbau keserahkahan & kemunafikan, diselimuti awan gelap.

Aku mencari Tuhan di tengah hingar bingar gemerlap pujian, namun yg kutemukan tak berbeda konser band artis dg topeng kesucian.

Dia tidak di sana, hingar bingar bersandarkan pemuasan batin pribadi, khayalan yg menjadi sahabat kegemerlapan.

Aku mencari Tuhan di buku tebal bertuliskan kebenaran, namun yg kutemukan adl kesemrautan logika & kepalsuan sejarah.

Dia tidak di sana, lembar demi lembar menyapu namaNya, kata tiap kata membuatNya tidak nyata.

Aku mencari Tuhan dalam doa, namun yg kutemukan adl pemuasan psikologis semata.

Dia tidak di sana, ucapan & teriakanku kepada langit menguap bagai asap, menyatu dg alam & menghilang tak berbekas.

Mata ini sakit dg kepalsuan, hati ini perih dg tudingan, namun logika ini tak pernah menyesal. Aku mencari Tuhan, yg kudapatkan adl kenyataan.

Perjalanan ini tidak pernah mudah, dipersimpangan selalu kutemukan tanda, kaki ini tetap tegar melangkah.

Mungkin Tuhan ada di sana, di antara gugusan galaksi.. Atau Dia tidak pernah ada di sana dalam keutuhan.

by @KristenYeahhh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: