Aku Terbangun dan Kembali Tertidur

Ferris_wheel__Click_for_full__by_BumbleBeesh

Aku terbangun, dalam kehidupan nyata.
Tidak ada harapan dan mimpi, yang aku punya hanya hari ini.

Aku tertidur, dalam kematian semu.
Tidak tidak ada lagi hari ini, yang aku punya menjadi harapan dan mimpi.

Setiap malam sebelum memejamkan mata, isi dalam kepala ini menyarukan antara realita dan mimpi. Aku berharap hari yang kupunya pada detik ini tidak hilang dan menyatu dengan mimpi. Diri ini ingin memanggil kembali ingatan-ingatan yang terhapus, namun dayaku hanyalah seonggok pikiran dilapisi dengan daging dan tengkorak. Setiap ingatan bagai serbuk-serbuk emas yang terbang tertiup angin, aku hanya mampu mengambil seggengam, dua genggam, tiga genggam.. Tidak lebih. Hasratku ingin mengenggam dan memeluk sebanyaknya agar mereka tidak pergi meninggalkan aku sendiri.

Mungkin inilah yang diinginkan semesta, agar aku hanya menggenggam sebagian. Mejalani putaran hari-hariku sebagaimana seharusnya, mengingat apa yang perlu diingat dan melupakan apa yang seharusnya terlupakan. Membiarkan kenyataan menyatu dengan mimpi-mimpi.

Atau semesta ingin aku melepaskan semuanya dan memandangi emas-emas berterbangan di langit luas. Mengingatkanku agar melupakan segala apa yang kugenggam hari ini karena semuanya semu dan terbang bersama angin.

Bagaimana jika kenyataan ternyata hanyalah mimpi, dan aku hidup dari mimpi ke mimpi, tidak ada yang nyata. Bagaimana jika kenyataan adalah perspektif dari pikiran ini melihat kehidupan, dan kenyataan sesungguhnya tidak nyata?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: