“Good bye, dear you..”

"At the end of what is called the "sexual life" the only love which has lasted is the love which has everything, every disappointment, every failure and every betrayal, which has accepted even the sad fact that in the end there is no desire so deep as the simple desire for companionship.” Graham Greene

“At the end of what is called the “sexual life” the only love which has lasted is the love which has everything, every disappointment, every failure and every betrayal, which has accepted even the sad fact that in the end there is no desire so deep as the simple desire for companionship.” Graham Greene

Aku melangkah pergi menjauh di persimpangan yang mengharuskan kita berpisah.

Hidup terkadang terasa aneh, bukan? Ketika jalan ini mempertemukan aku dan kamu seolah semuanya mempunyai tujuan yang indah namun cerita ini pada akhirnya berakhir. Di sini.. Kita bertemu kembali, tertawa bersama, kemudian saling mengucapkan kata perpisahan. Aku tidak akan pergi dengan tangisan seperti dahulu di persimpangan pertama kali kita berpisah, aku mau  melepaskan gandengan tangan ini dengan senyuman kemudian melanjutkan perjalanan kembali. Aku akan selalu ingat beratnya mata ini melangkah untuk melepaskan pandangan pada wajah masing-masing, seolah tidak ingin semuanya berlalu begitu saja menjadi puing-puing cerita yang terkubur dan gemanya tidak terdengar. Cerita yang sulit untuk dirangkaikan kembali ataupun ditorehkan dalam kata-kata manis, cerita yang terlalu indah untuk tetap tersimpan maupun diteruskan, karena kata tamat seharusnya berakhir bahagia, ya.. cukup di sini saja, tamat, sehingga cerita indah ini tidak bergulir kelabu.

Dalam lapisan memory ini terkadang masih mendengar sayup langkah kakimu berjalan kembali mendekat, namun wajahku tidak dapat menemukan dirimu, mungkin hanya suara dari bayangan kita yang tidak mau berpisah. Kutorehkan tanda di jalan persimpangan tempat kita berpisah, karena aku tidak akan mengucapkan selamat tinggal sampai ketiga kalinya. Yang aku tahu kamu akan hidupi perjalananmu sesuai dengan mimpimu, dan bayang-bayang hidupmu akan menjadi percikan inspirasi untuk melanjutkan perjalanan ini. “Good bye, dear you..”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: